INFORMASI TERBARU

Program CSR Training dan Sertifikasi Kompetensi Fiber Optik Level Muda

by smkn10garut . -

1

Cilawu, 28 Oktober 2021 DI Aula RPS SMKN diadakan Program yang disponsori oleh PT Telkom dimana program ini memberi kesempatan Siswa Khususnya Jurusan Teknik KOmputer dan Jaringan utnuk mendapatkan sertifikat nasional berbasis kemampuann dalam bidang teknik Fiber Optik. Program ini diadakan mulai hari Kamis dengan acara teori dan pengenalan fiber optik dengan menggunakan media ZOOM dimana siswa mendapatkan materi oleh instrusktur dengan durasi pelaksanaan satu hari.

Kemudian pada hari jumat Instruktur datang untuk memberikan pendalaman materi dengan praktek yang dilaksakan di Gedung Aula RPS. Siswa diberikan pengenalan peralatan yang akan digunakan dan diberikan kesempatan untuk mempraktekkan teknik penyambungan kabel Fiber Optik. Antusiasme Siswa sangat terlihat ketika mereka mempraktekkan dan mendalami materi yang diberikan.

Selaku Kepala Sekolah SMKN 10 Garut, H. Asep rudiana M.Pd memberikan dukungan dan memberikan tanggapan sangat positif terhadap kegiatan yang dilaksanakan ini, mengingat SMKN 10 Garut telah menjadi sekolah rujukan dan menjadi Sekolah Pusat Keunggulan dimana diharapkan Lulusan Siswa SMKN 10 Garut memiliki kemampuan untuk mendedikasikan diri terserap oleh dunia industri ataupun dapat berwirausaha dalam bidang yang ditekuni.

(Rahayu )


Bengkel 'Pulgar', Jaminan Servis Kendaraan di Tangan Profesional Siswa SMKN 10 Garut

by smkn10garut . -

Dipimpin langsung tekhnik ahli, para siswa tengah melakukan perbaikan sebuah mesin kendaraan di pabrik Pulgar SMKN 10 Garut, Jawa Barat.

Dipimpin langsung teknisi ahli, para siswa tengah melakukan perbaikan sebuah mesin kendaraan di pabrik Pulgar SMKN 10 Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Liputan6.com, Garut - Meskipun masa pandemi Covid-19 belum mereda, tetapi kalangan guru dan siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 10 Garut, Jawa Barat, tetap semangat berinovasi. Mereka menghadirkan bengkel "Pulgar" berstandar pabrikan yang diperuntukan bagi masyarakat.

Sebutan "Pulgar" di sini bukan tertuju pada hal negatif, tetapi merujuk pada sebutan masyarakat untuk keahlian para siswa yang cukup tangkas dalam menyelesaikan perbaikan kendaraan sesuai standar pabrikan.

Mereka terlihat mahir dalam membongkar bagian dalam mobil, termasuk kerusakan bagian lainnya yang dikeluhkan konsumen saat memasuki bengkel Pulgar.

Kepala SMKN 10 Garut Asep Rudiana mengatakan kehadiran bengkel Pulgar, diharapkan menjadi pelecut bagi siswa, terutama Jurusan Teknik Kendraan Ringan Otomotif (TKRO), untuk mengasah keahliannya.

"Unit produksi ini (bengkel sekolah) dibentuk untuk meningkatkan kompetensi lulusan, juga media pembelajar bagi peserta didik," ujarnya saat sosialisasi CEO beberapa waktu lalu.

Menurutnya, masa pandemi Covid-19 yang ketat dengan pembatasan protokoler kesehatan tidak menghentikan upaya sekolah untuk memberikan keterampilan bagi sisiwa didik.

"Kami terus didik para siswa sehingga mereka siap kerja secara profesional," ujarnya.

Memegang moto "SMK Bisa dan SMK Maju", Asep berharap para siswa tetap semangat dalam mempelajari seluruh pengetahuan dan keterampilan di sekolah, dan tentu dengan memperhatikan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Bengkel Pulgar ini adalah inovasi sekolah dalam menjawab tantangan kebutuhan masyarakat," kata dia.

Pelatihan Standar Industri

Nampak para siswa tengah melakukan perbaikan kendaraan di pabrik Pulgar SMKN 10 Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Dalam praktiknya, untuk memberikan keterampilan bagi siswa, pihak sekolah sengaja menghadirkan para teknisi handal tiap pabrik dan perwakilan perusahaan IDUKA (Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja).

Dengan telaten mereka langsung memperhatikan para siswa, untuk mentransfer ilmu dan pengalamannya, sesuai standardisasi dunia industri otomotif.

"Kami berharap seluruh siswa jurusan TKRO bisa mandiri dan menjadi entrepreneur," ujarnya.

Selain teknik perbaikan, mereka digembleng sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dunia industri. Mulai pelaksanaan briefing sebelum kerja, masuk dan pulang pelatihan tepat waktu dan lainnya.

"Mereka wajib masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00," kata dia.

Bahkan, khusus selama pandemi berlangsung, para siswa pun sengaja untuk memperhatikan rangkaian protokol kesehatan pencegah penularan Covid-19.

Dengan upaya itu, para siswa sudah terbiasa saat memasuki dunia kerja sebenarnya yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme.

"Intinya siswa sudah mengenal bagaimana karakter dan budaya industri itu, sehingga tidak canggung lagi," kata dia.

Konsep Iman Takwa

Kepala SMKN 10 Garut Asep Rudiana menunjukan sertifikasi dokumen teknik otomotif pabrik Pulgar SMKN 10 Garut, Jawa Barat. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Asep menambahkan, kehadiran bengkel Pulgar saat pandemi Covid-19  memang dibutuhkan siswa. Selain sesuai standar pabrikan otomotif, upaya itu sengaja ditempuh pihak sekolah untuk memberikan kepercayaan diri bagi siswa. “Itu modal bersaing dengan sekolah-sekolah lain,” ujarnya.

Tidak hanya mengembangkan olah pikir pemahaman teknologi, ujar Asep, pihaknya sengaja memberikan pendidikan agama dan etika.

"Kami berharap saat mereka lulus, tidak hanya terampil teknologi, tetapi bermoral, beriman dan bertakwa," ujarnya bangga.

Kepala Bagian Tata Usaha SMKN 10 Garut Lilis Suryani menambahkan, ada empat jurusan kompetensi yang dimiliki SMKN 10 berstandar nasional untuk para siswa.

Sebut saja Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Perbankan Syariah, Multimedia, dan Teknik Kendaraan Ringan dan Sepeda Motor (TKRO).

"Semuanya sudah berstandar industri, sehingga antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya begitu tinggi," ujarnya bangga.


Sumber : https://www.liputan6.com/regional/read/4416553/bengkel-pulgar-jaminan-servis-kendaraan-di-tangan-profesional-siswa-smkn-10-garut


Tim Gugus Tugas Covid-19 Sidak pada PTM SMKN 10 Garut

by smkn10garut . -

kandaga.id – Gairah kegiatan belajar dan mengajar kembali hidup, terbukti selama tiga pekan SMKN 10 Garut melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seluruh peserta didiknya sangat gembira dan bahagia.

“Kesiapan untuk PTM di SMKN 10 Garut sudah di persiapkan jauh-jauh hari, dengan ketersediaan sarana dan prasarana protokol kesehatan Covid-19 sesuai dengan SKB 4 menteri, yang jadi syarat utama untuk PTM,” ungkap Kepala SMKN 10 Garut H. Asep Rudiana, M.Pd., kepada tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Cilawu saat melakukan Sidak, Jumat (10/09/2021) baru lalu.

Selain itu, H. Asep mengatakan, dalam pelaksanaan PTMvterbatas dimasa transisi ini pihak mengikuti aturan yang berlaku, dengan jumlah peserta didik sebanyak 50 persen.

Sementara itu Camat Kecamatan Cilawu, Dra. Mekarwati, M.Si, selaku Ketua Tim Gugus Tugas mengatakan, setelah pihaknya berkeliling melihat berbagai sudut sekolah pada pelaksanaan PTM di SMKN 10 Garut ini sudah memenuhi protokol kesehatan sesuai dengan persyaratan.

“Saya sebagai orang tua, sekaligus
Ketua Tim Gugus Covid-19 turut berbangga hati, KBM telah terlaksana dengan baik, dan semoga semua komponen konsisten menerapkan 6M,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kapolsek Cilawu Kompol. Tommy Widodo A, SH., M.Si., mengatakan, ketersediaan sarana dan prasarana penunjang KBM di SMKN 10 Garut sudah sangat baik. Sehingga, kata Kompol. Tommy, Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cilawu merasa tenang.

“Kesehatan mereka terjamin dengan protokol kesehatan yang di terapkan di SMKN 10 Garut sangat ketat. Para peserta didik ini sebagai generasi bangsa, yang suatu saat nanti akan memimpin bangsa ini, makanya kesehatan serta pendidikan mereka harus terjaga dan terpelihara,” tegasnya. ***Rahayu

Sumber : https://kandaga.id/tim-gugus-tugas-covid-19-sidak-pada-ptm-smkn-10-garut/



SMKN 10 Garut Telah Menyelesaikan Vaksinasi Pertama

by smkn10garut . -


kandaga.id – Dengan harapan PTM berjalan continue, SMKN 10 Garut menggelar gebyar vaksinasi dalam Gerai Vaksinasi Presisi TNI-Polri yang dilaksanakan dilingkungan SMKN 10 Garut di Jl. Raya Garut-Tasik, KM 8, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Kepala SMKN 10 Garut, H. Asep Rudiana, M.Pd., didampingi Wakasek Bidang Kurikulum, Rahayu, M.Pd., di ruangan kerjanya mengucapkan syukur Alhamdulillah, vaksinasi yang dilaksanakan, Selasa (24/08/2021) tersebut berjalan lancar.

Dirinya berharap, dengan telah selesainya vaksinasi oleh Puskesmas Cilawu terhadap 1.400 peserta didik kelas X dan XI ini jadi tolok ukur dalam pelaksanaan PTM Terbatas di masa transisi, dan berlanjut pada PTM secara keseluruhan, Kamis (26/08/2021).

Ia menegaskan, sebelum melakukan vaksinasi terhadap peserta didiknya, para pendidik dan tenaga kependidikan sudah terlebih dahulu divaksin, bahkan ada yang sudah beres divaksin kedua.

Secara keseluruhan jumlah peserta didik di SMKN 10 Garut ada 1.572 dan semuanya sudah divaksin, baik dalam gebyar vaksinasi maupun secara mandiri di tiap-tiap lingkungan tempat tinggalnya, bahkan ada peserta didik yang melakukan vaksinasi yang digelar di area Gedung Pendopo.

Selain itu, H. Asep mengatakan, dalam mengimplementasikan PTM Terbatas di sekolah yang dipimpinnya, menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat dan terpantau terhadap peserta didik, termasuk sarana prasarana sudah sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Terpantau, petugas Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Sekolah dengan intensif melakukan pengukuran suhu tubuh saat masuk dan keluar lingkungan sekolah, serta di setiap kelas sudah tersedia tempat cuci tangan dengan handsanitizernya. Selain itu, peserta didik yang masuk ke lingkungan sekolah diwajibkan masuk terlebih dahulu pada ruangan khusus penyemprotan otomatis karya anak SMKN 10 Garut. ***Jajang Sukmana

Sumber : https://kandaga.id/smkn-10-garut-telah-menyelesaikan-vaksinasi-pertama/


Tim Voli SMKN 10 Garut Kalahkan Tim Proliga

by smkn10garut . -


Tim voli SMKN 10 Garut foto bersama usai mengalahkan tim dijagokannya.

kandaga.id – Tim voli SMKN 10 Garut mengikuti turnamen bola voli Barakatax’s Terbuka yang digelar di Bukit Berlian Padalarang.

Selain tim lokal juga nasional turut berpartisipasi memeriahkan turnamen ini, dan tim voli SMKN 10 Garut berkesempatan bertanding dengan tim voli Proliga.

img-20201128-wa00361043083121.jpg?resize=696%2C323&ssl=1

“Pertandingan ini cukup bergengsi karena di hadiri pemain Proliga, yang pada jago voli dan tak asing tampil di channel YouTube,” ungkap pelatih voli SMKN 10 Garut, Dudi Iskandar di sela-sela pertandingan, Sabtu (28/11/2020).

Menurut Dudi, ini merupakan bagian dari impact pada sekolah, karena tak jarang anak-anak dari permainan voli menghasilkan honor 800 hingga 2 juta rupiah.

img-20201128-wa00341395889658.jpg?resize=696%2C435&ssl=1

“Kecintaan warga SMKN 10 Garut terhadap voli, sejauh apapun pasti datang menyaksikan sekaligus memberi support,” ujarnya.

Dudi menjelaskan, tim voli SMKN 10 Garut sering menjuarai turnamen voli di tingkat provinsi, dan untuk menguji mental kita coba di turnamen voli Tarkam kaliber provinsi, bahkan Nasional.

img-20201128-wa0035627947547.jpg?resize=696%2C522&ssl=1

“Kekompakan tim voli SMKN 10 Garut tak bisa ditahan atlet voli Proliga, dengan kemenangan hari ini mudah-mudahan menyentuh semua pihak untuk menjadi donatur pengembangan voli di SMKN 10 Garut,” harap Dudi.

img-20201129-wa0000-1519497820.jpg?resize=696%2C522&ssl=1

Hebatnya pemain Proliga tak gengsi berlaga di event Tarkam level daerah, mereka hadir, tampak tiga atlet nasional jadi penggembira, dan Ilham jangkung yang jadi sorotan pelatih nasional. (Rahayu)***

Sumber : https://kandaga.id/tim-voli-smkn-10-garut-kalahkan-tim-proliga/


Bengkel SMKN 10 Garut, Sekelas Perusahaan Profesional

by smkn10garut . -

kandaga.id – Kehadiran bengkel otomotif di SMKN 10 Garut membuat siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) siap kerja. Pasalnya bengkel ini sudah melayani kebutuhan masyarakat dengan memperbaiki kendaraan roda empat secara profesional.

Demikian dikatakan Kepala SMKN 10 Garut, H. Asep Rudiana, M.Pd., saat Sosialisasi Program Chief Executive Officer (CEO) di SMKN 10 Garut, Jl. Raya Garut-Tasik, KM 8, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut ,Rabu (5/11/2020).

img-20201123-wa0017-940694335.jpg?resize=696%2C1114&ssl=1Kepala SMKN 10 Garut, H. Asep Rudiana, M.Pd.

“Di sana mereka praktik menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah, sehingga saat lulus nanti mereka sudah siap kerja,” ungkap H. Asep, bengkel SMKN 10 Garut lebih ngetop di masyarakat.

Bengkel SMKN Sepuluh Garut dengan sebutan bengkel Pulgar ini merupakan inovasi sekolah dalam menjawab tantangan dari motto “SMK Bisa dan SMK Maju”.

“Unit produksi (bengkel sekolah-red) dibentuk untuk meningkatkan kompetensi lulusan juga menjadi media pembelajar bagi peserta didik,” ujarnya.

Untuk mengelola bengkel sekolah tersebut, lanjut H. Asep, SMKN 10 didampingi tenaga ahli dan profesional di bidang dunia usaha yaitu, PT Budi Jaya Mobilindo yang kita kenal dengan mengeluarkan mobil mobil Toyota.

“Untuk pengembangan bengkel ini kami didampingi oleh Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA). Standar bengkel kami sesuai dengan standar industri,” jelas H. Asep.

Pihak SMKN 10 Garut sangat serius dalam mengelola bengkel sekolah, pasalnya, dengan kehadiran bengkel di sekolah memiliki harapan agar siswa jurusan TKRO usai mengenyam pendidikan bisa mandiri atau menjadi entrepreneur.

img-20201123-wa0018152801468.jpg?resize=696%2C464&ssl=1

“Mereka menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuai dunia industri, contohnya disiplin kerja, dimana peserta didik yang magang di bengkel harus masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 16.00 WIB,” terang H. Asep, selain itu ada briefing sebelum kerja.

H. Asep mengatakan, pihaknya sengaja menerapkan konsep sesuai dunia industri, agar saat peserta didik nanti magang di tempat lain sudah terbiasa dan tahu bagaimana aturannya.

“Intinya peserta didik sudah mengenal bagaimana karakter dan budaya industri itu,” tutur H Asep.

H. Asep menerangkan, pembangunan bengkel sekolah, merupakan bagian dari inovasi sebagai modal bersaing dengan sekolah-sekolah lain.

“Tak kalah penting hanya fokus membangun sarana sekolah, juga membangun akhlak anak didik, karena SMKN 10 Garut merupakan SMK berbasis nilai-nilai religius, sehingga lulusan tak hanya terampil tapi juga bermoral, beriman dan bertakwa,” pungkasnya.

Di tempat yang sama Kasubag Tata Usaha SMKN 10 Garut, H. Lilis Suryani, S.Pd mengatakan, SMKN punya empat kompetensi yakni TKJ, Perbankan Syariah, TBSM, Multi media dan TKRO.

“Saya melihat semua bengkel di jurusaan yang ada di SMKN 10 Garut semua berstandar industri, tak salah antusiasme masyarakat untuk menyekolah anak-anaknya begitu tinggi,” singkatnya. (Jajang Sukmana/Rahayu)***

Sumber : https://kandaga.id/bengkel-smkn-10-garut-sekelas-perusahaan-profesional/
Older topics...